Kunjungi Juga fzdrama :: Drama Edition
(fzpoint versi drama)
Rincian, Sinopsis, Pemain dan info lainnya dari Drama Televisi.

Kunjungi Juga fzlite :: Lite Edition

Tinggalkan komentar pada artikel yg anda baca
Google Account : Untuk pengguna Google
LiveJournal : untuk pengguna LiveJournal
WordPress : Untuk pengguna wordpress
TimePad : untuk pengguna timepad
AIM : untuk pengguna AIM
OpenID : untuk pengguna OpenID
Tidak menggunakan apapun?
Tulis di ShoutMix, atau Gabung di Grup facebook

fzpoint Search

Karena Ku Sayang Kamu | by.Dygta

Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 September 2010

Ane Cowo dan Ane Menangis gan

agan -agan mohon disimak ya

ane cuman mau sekedar curhat gan tentang kisah hidup ane ..
langsung aja gan ke persoalan nya ..


waktu jam 11 pagi tadi gan ane baru pulang kerja dan langsung ke rumah gan, karna kerja ane di server ane jadi nginep terus gan ..
pas ane pulang ane duduk di deket ibu ane gan, karna ane ngantuk ane tidur aja di pangkuan nya, manja dikit gan
ibu ane ngomong gini gan "kamu tuh harta paling berharga buat ibu, walau ibu gak punya apa-apa tapi ibu punya kamu yaitu harta yang sangat berharga bagi ibu" dengan penuh rasa haru ane hanya bisa terdiam gan di pangkuan ibu ane, ketika itu pula air mata ane menetes gan ..
ane sangat terharu gan ibu ane ngomong gitu, ane jadi semangat harus bisa sukses dan bahagiain kedua ortu ane terutama ibunda ane tercinta gan ..

ini sekedar cerita gan, pada agan-agan sekalian sayangilah ibu nya karna tak ada yang bisa nge gantiin ibu gan, sayangi dia sepenuh hati, selagi agan bisa ..

maaf gan ini cuman curhatan hidup ane, ane gak ngarep
ataupun
I LOVE YOU MOM

Kamis, 02 September 2010

10 Keuntungan Manfaat Jomblo

Belum punya pasangan? Tak perlu pusing. Menjalani hidup lajang banyak keuntungannya, yang mungkin tak terpikir oleh Anda.

Bebas Bertemu Teman
Kalau banyak dari teman Anda yang mengeluh lantaran jarang bertemu sejak Anda mempunyai kekasih, kayaknya ada yang salah dengan hubungan Anda dan si dia. Teman apalagi sahabat adalah orang terdekat yang setiap saat membantu. Bila Anda tak punya pacar alias lajang, Anda bebas bertemu dengan teman-teman dekat Anda.

Mudah Menjalin Hubungan Baru

Banyak lajang yang merasa sedih dan putus asa, belum dapat pasangan sampai saat ini. Ladies, jadi lajang bukan berarti Anda sendirian atau kesepian. Anda punya banyak waktu untuk bertemu dengan orang baru, dan menjalin pertemanan dengan siapa pun tanpa dicemburui siapa pun.

Memikirkan Diri Sendiri
Ngaku deh, yang sudah punya pasangan, kepala Anda tentu terbagi untuk memikirkan kepentingan si dia dan diri sendiri. Bahkan seringkali, Anda terpaksa mengorbankan waktu pribadi untuk dia. Bandingkan menjadi lajang, Anda punya banyak waktu memikirkan diri sendiri.

Menjadi Lebih Sehat
Kalau punya pasangan suka begadang, paling tidak Anda mesti menemani si dia jalan, minimal menerima teleponnya selarut apa pun. Hal itu tidak akan terjadi kalau Anda lajang, bisa tidur lebih awal. Imbasnya, Anda lebih sehat.

Jauh Dari Stres

Ada seorang teman yang selalu curhat soal kebiasaan buruk pasangannya dan sikap keluarganya yang belum bisa menerima dirinya sepenuhnya. Akibatnya, konsentrasi si wanita terganggu dan mudah stres. Bila Anda lajang, hal itu tidak terjadi. Dengan catatan, Anda menerima dan enjoy dengan status lajang Anda, kalau tidak, tetap saja Anda stres, ya kan?

Jauh Dari Sakit Hati
Berapa banyak lelaki bisa setia? Hm, seperti menemukan jarum di tumpukan jerami. Itu risiko yang harus Anda tanggung kalau punya pasangan. Sebaliknya, saat Anda melajang, pertarungan terberat yang perlu dihadapi adalah kesendirian, dan bisa ditanggulangi jika Anda punya banyak teman.

Jadi Lajang Itu Murah
Tak perlu menyiapkan dana untuk dua orang kalau Anda pergi ke mana-mana. Memang, kalau pacaran, ada pasangan yang membayari makanan. Tetapi, berapa banyak, sih? Kadang, Anda pun harus membayar diri sendiri juga, atau kalau pasangannya matre, Anda yang kena. Jadi lajang, lebih murah, karena hanya harus bayar untuk 1 orang saja.

Banyak Waktu untuk Keluarga
Biasanya kalau punya pasangan, waktu Anda lebih banyak dihabiskan bersama si dia. Keluarga sering dijadikan urutan ke sekian. Nah, kalau lajang, Anda punya banyak waktu untuk keluarga.

Leluasa Mewujudkan Rencana Sendiri

Seorang teman mendapat beasiswa ke luar negeri. Tetapi karena mau menikah, pendapat calon suaminya mesti ia dengarkan sehubungan dengan rencananya. Sialnya, calon suaminya tak mau ditinggal setelah menikah. Maka bimbanglah ia, memilh meneruskan kuliah atau menuruti permintaan calon suaminya. Kalau Anda jadi lajang, Anda bebas mewujudkan rencana dan impian Anda.

Bisa Berkencan dengan Siapa Saja
Dengan status lajang, Anda bisa berkencan dengan siapa saja. Mau menonton dengan si A, makan malam dengan si B, jalan-jalan bersama si C, tak ada yang melarang. Sambil, tentu saja, kalau masih berniat dapat pasangan, leluasa memilih mana yang pas jadi pendamping Anda.

Fokus Pada Karier
Mau bekerja akhir pekan, atau lembur, atau ditugaskan ke mana saja, demi meningkatkan karier, Anda tak perlu minta izin, kecuali kepada orangtua. Tanpa pasangan, Anda bisa memutuskan sendiri langkah terbaik untuk meniti karier.

Bebas Melakukan Kesenangan dan Hobi
Bayangkan bila hobi Anda travelling, sementara pasangan Anda tidak suka. Atau hobi Anda shopping, sementara si dia gemar menabung. Banyak pula perempuan yang suka hangout, sementara pasangannya sukanya berdiam diri di rumah. Bila Anda lajang, Anda bebas melakukan hobi Anda.

Bebas Berpakaian ala Anda
Banyak pasangan suka mengatur bahkan mengatur penampilan Anda. Syukur-syukur kalau pilihannya cocok dengan Anda. Kalau tidak, Anda tidak menjadi diri sendiri. Tetapi saat Anda melajang, bebas mengenakan busana apa pun yang Anda sukai. Asal pede, tak ada yang berani mengkritik atau berusaha mengubah Anda.

Tak Ada Wajib Lapor
Berapa kali Anda harus menelepon si dia mengatakan Anda ada di mana, sedang apa, dan apa yang akan Anda lakukan? Itu konsekuensi menjadi pasangan seseorang. Tetapi kalau Anda melajang, Anda bebas melakukan apa yang Anda suka. Yang perlu Anda lakukan adalah bertanggung jawab pada diri sendiri.

sumber : kompas.com

Sabtu, 28 Agustus 2010

Tuhan, Peri Kecil... Kuatkanlah Aku...

Peri kecil...

Saat ini aku sangat sedih...

Dia menjauh dariku

Semakin sulit untuk menyapanya...

Selama ini aku terlalu kasihan padanya...

Terlalu sayang padanya...

Sekarang kau makin menjauh...

Sulit untuk menggapaimu...

Aku Sedih..

Aku Lemas...

Tak berdaya untuk berdiri..

Andai saja ia tahu bahwa saat ini aku sedang sedih..

Peri kecil...

Temani dia didalam sepinya...

Temani dia didalam kesunyiannya...

Berilah dia mimpi-mimpi indah di setiap tidurnya...

Obati sakit yg mungkin ia rasa selama ini...

Temukan ia cinta sejatinya, dan buat ia lupa padaku...

Walaupun kita tak akan saling bersama, tapi aku tetap menyayangimu..

Tuhan,

Buatlah aku lupa padanya..

Buatlah aku kuat menghadapi ini..


- fz

Sabtu, 14 Agustus 2010

Kita kok kaya' Pacaran aja?

"Kita kok kaya' Pacaran aja?"
kalimat itu yg keluar dari mulutnya
kalimat itu keluar saat aku dekat dengannya
kalimat itu membuatku melayang

sebelum kata itu terucap, kita berdekatan
dan sebelumnya, kita tidak terlalu dekat, walaupun kita kenal
semakin lama semakin dekat
dan keluarlah kalimat tersebut

setelah beberapa saat, aku menjauh darinya
tetapi ia tetap mengikutiku
kita duduk bersebelahan
apakah ia menyukaiku?
mungkinkah...?

Selasa, 18 Mei 2010

Teman Jadi Mesra

Anda berteman dengan seseorang dari kecil. Kalian main layangan bersama, saling mengejek namun juga saling membela. Namun Anda menyadari perasaan Anda telah berubah. Bagaimana Anda bisa menyampaikan ini tanpa merusak persahabatan? Glamour Magazine memberi beberapa tips untuk Anda:

1. “Oi, panggil nama dong, gan!”
Sebutan ‘yo’, ‘oi’, ‘bro’, ‘coy’, ‘gan’, ‘sis’, atau panggilan lain yang termasuk kategori ‘pertemanan’ mungkin nyaman digunakan, tapi akan mengirim sinyal Anda hanya ingin bersahabat. Sesekali panggil dengan nama pertamanya dan lihat reaksinya!

2. Ubah rutinitas
Ciptakan kesempatan untuk menebarkan suasana romantis. Tinggalkan dulu bola basket dan ajak makan malam.

3. Berdandan
Tetaplah menjadi diri sendiri, tapi sesekali, coba tukar kaos kutang dengan kemeja lengan pendek. Berpakaian berbeda menunjukkan Anda menganggap pertemuan sebagai hal yang istimewa.

4. Jangan menutup diri
Kencani orang lain yang juga menyukai Anda. Tidak ada yang salah dengan kompetisi yang sehat, dan persaingan mungkin akan mempercepat si dia menyadari perasaan yang sama untuk Anda!

5. Tidak selalu ‘tentang kita’
Ia tidak akan menjadi pacar Anda karena orang di sekitar terus-menerus membicarakan betapa cocoknya kalian. Jadi, meski Anda ingin melonjak-lonjak gembira saat mendengar gosip itu, pura-pura tenang dan abaikan.

6. Uji godaan
Akan terlihat sangat palsu jika Anda mulai mengedip-ngedipkan mata saat main basket bersama. Tapi tidak ada salahnya jika Anda lebih sering tersenyum dan tertawa, atau bahkan memasak untuknya!

7. Ayo maju!
Cara terburuk memendam kerinduan adalah dengan duduk di samping mereka dan tidak mengatakan apa-apa. Jika Anda harus terus menerus menahan diri, Anda bisa sakit. Stop menyiksa diri. Ajak dia berkencan!

8. Orang sabar disayang Tuhan
Anda telah melakukan poin 1-7, namun dari reaksinya, si dia tak punya perasaan yang sama. Tetaplah berteman dan siapa tahu, Anda berjodoh di masa depan!

Rabu, 07 April 2010

Apakah 2 tahun lagi, BlackBerry?

Apakah 2 tahun lagi, BlackBerry?

Masih ingat ceritaku kemarin?
Aku akan melanjutkan ceritaku.

Tadi siang aku dan mamaku pergi ke sebuah supermarket di daerah Diponegoro – Surabaya, untuk membeli beberapa potong daging. Ketika perjalanan menuju ke supermarket itu, ada sebuah baliho dari iklan provider telepon yang mempromosikan layanan BlackBerry-nya. Kemudian mamaku bertanya “Jadi harga segitu (BIS) itu ngga termasuk telepon sama SMS?”, lalu aku jawab “Iya, tapi aku telepon2an sama siapa?, ya beli aja 5ribu buat SMS”.

Setelah sampai di supermarket, mamaku bilang “kaya’nya kamu punya BlackBerry itu 2 tahun lagi”, kemudian aku tanya “mengapa begitu?”, “kamu itu beli BlackBerry pakai uangnya siapa? Mama itu ngga yakin kalau kamu punya BlackBerry tahun ini”. lalu aku meninggalkan mamaku di dalam supermarket, dan turun menuju toko DVD. Ketika meninggalkan mamaku di dalam supermarket, aku hanya diam saja, kalau marah-marah juga pasti banyak yang lihat.

Waktu berjalan menuju toko DVD, aku berfikir, ucapan yang dikatakan mamaku itu selalu terjadi. Bagaimana kalau perkataan mamaku tadi itu benar terjadi, kalau aku akan mempunyai BlackBerry 2 tahun lagi. Ketika itu juga aku tidak dapat menahan tangis, aku mencoba supaya air mataku tidak keluar dari mataku.

Sesampainya di toko DVD, aku hanya berpikir 2 tahun untuk mendapatkan BlackBerry. Berarti aku harus menghemat, merasakan sakit perut, sakit kepala, tanpa makan minum di sekolah selama 2 tahun ke depan. Dan tidak ada kenaikan berat badan, yang ada makin turun, syukur-syukur kalau berat badanku tetap.

Bagiku, 2 tahun adalah waktu yang lama. Aku sudah tidak sabar untuk mempunyai BlackBerry, BBM-an, Facebook & Twitter-an dengan BlackBerry.
Ingin sekali aku tertidur selama 2 tahun, tanpa bangun sama sekali. Ketika bangun, tahun sudah berganti menjadi 2012.

Beberapa saat kemudian, mamaku bertemu dengan ku di dalam toko DVD. Aku hanya diam saja, walaupun mamaku memancing untuk mengajak bicara. Sebenarnya mamaku sudah tahu kalau aku bermuram.

Kemudian kami pulang, tak henti-hentinya aku memikirkan ucapan tadi, dalam perjalanan pun aku menahan tangis.

Sesampainya dirumah, aku langsung ganti baju dan menuju ke kasurku, dan aku tidak menahan tangis lagi. Aku tutupi kepalaku dengan bantal, lampu aku matikan, lampu untuk tidur aku nyalakan. Kemudian aku tertidur, mungkin karena terlalu capek gara-gara menangis.

Mungkin nanti malam aku akan sulit tidur, karena memikirkan waktu yang lama, 2 tahun.

Sepertinya ceritaku ini ngga penting bagi anda.
Semoga anda tidak seperti saya, yang mungkin akan menunggu lama untuk mendapatkan apa yang di inginkan.

Mungkin benar kata J-Rock, “kuatkan diri dan janganlah kau ragu…” kita kan terus berlari... tak kan berhenti di sini...larilah meraih mimpi... hingga nafas tlah berhenti...”

- Fachrezy Zulfikar

Rabu, 07 April 2010. pukul 20.38

Rabu, 24 Maret 2010

Aku dan BlackBerry

Butuh perjuangan untukku mendapatkanmu. Sudah lama ku menginginkanmu, sampai sekarang tak dapat-dapat.

Bila aku ingat perjuanganku untuk mendapatkanmu, tak tahan rasanya menyimpan air mataku.


Mungkin kalian anggap aku sudah gila, YA! Aku sudah gila karena terlalu menginginkan BlackBerry.

Sudah banyak janji aku ucapkan, bila aku mendapatkan BlackBerry.


Ada yang setuju bila aku memakai BlackBerry, ada juga yang tidak setuju. Mereka yang setuju, aku sangat senang dengan kalian. Mereka yang tidak setuju, Apa maksudmu tidak menyetujui? Apa kau takut tersaingi bila aku memakai BlackBerry dan kau memakai hp kelas yg lebih rendah? noGua? Samsul? SE?


Beberapa bulan ini aku hanya memikirkan “Bagaimana caranya aku mendapatkan BlackBerry?”. Tiba-tiba aku berpikiran “Bagaimana kalau aku kerja saja? Entah jadi pelayan, atau jadi Babu aja sekalian”. mulailah aku berniaga, Menjual Pengharum Ruangan. Hasilnya pun lumayan, uangnya bisa aku tabung buat beli BlackBerry, tapi tidak berlangsung lama. Hanya beberapa hari.


Oh ya, uang yang sampai sekarang aku tabung itu adalah hasil dari uang jajan sekolah tiap hari. Setiap harinya, uang jajanku Rp.10.000, dan aku menabung Rp.5000 setiap harinya. Jajan Rp.5000 itu dapet apa aja sih? Itu Cuma bisa bayar Angkot PP dan sisanya untuk keperluan lain, itu saja, dan tidak ada makan atau minum, kecuali aku bawa dari rumah. Dan hasilnya, badanku semakin ringan, seperti diet kan?


Terkadang karena telat makan, kepala dan perutku jadi sering sakit. Ada seseorang yang mengatakan “Duwek di eman-eman, awak’e gak dieman, teros loro” (arti : Uang di irit-irit, badannya ngga disayang, terus jadi sakit). Tak pa pa lah, pokoknya aku nabung buat beli BB.


Ada juga yang bilang “kapan ditraktir Fachrezy?”, maaf, bukannya aku ngga mau traktir, nanti kalau sudah “Hajatnya Terkabul”, baru bisa traktir kalian. Dan untuk kalian yang punya janji dgn ku, Sabar! Mungkin sebentar lagi...


Ada beberapa perkataan yang membuat aku kepikiran, “xxx ngga ngolehi” (arti : xxx ngga ijinin). Kata itu membuat aku kepikiran, sampai berhari-hari tidak bisa tidur, dan berpikir terus. Ini mungkin terkesan berlebihan, tapi inilah aku yang sebenarnya.


Beberapa orang juga membuatku kecewa, malam ini (23 Maret 2010) orang itu membeli handphone baru. ketika dia sudah membeli handphone baru itu, aku ingin melihat-lihat dan tanya harga BB sekarang, dan aku ingin diantar ketika melihat BB, coz kalau sendirian dikira mau nyuri handphone. Udah jalan, eh malah dia ngga ngikutin aku.


Seseorang pernah berjanji, ketika bulan Maret ini dia akan membantu aku untuk membeli BB, tapi sekarang? Sudah memasuki 10 hari terakhir dibulan Maret, tak ada kabar apapun, tak ada omongan apapun. Apakah kau sudah lupa janji ini? aku pikir Iya!


Untuk kalian yang sudah mengecewakan aku, yang tidak menyetujui aku, dan yang selalu mencari topik lain ketika aku berbicara tentang BB. Aku tahu diriku ini seperti apa, dan sifatku ini seperti apa, tapi kau harus tahu ini, aku mendoakan kalian setiap hari, memanggil nama kalian ketika aku berdoa, supaya tidak kekurangan di setiap saat. Tapi apakah ini balasan dari apa yang aku perbuat selama ini?


Bagaimana kalau keadaan ini menimpa kalian? Menginginkan sesuatu yang sulit didapat?

Memang diriku ini sudah gila karena BlackBerry, barang yang tidak berguna, barang yang tidak mempunyai manfaat, dan barang yang tidak dipakai belajar. Tapi inilah Mimpiku, Mimpi Adalah Ambisi.


Mungkin catatan ini tidaklah penting bagi anda sekalian, tapi inilah aku. Inilah hidupku, dan Life is Drama, setiap kehidupan seseorang memiliki cerita yang berbeda-beda, tidak ada yang sama.


Untuk kalian yang merasa bahwa kalian ada dicatatan ini, maaf yang sebesar-besarnya, ini nyata, dan tidak ada rekayasa...

Sebenarnya ada beberapa rahasia yang belum aku tulis disini mengenai Aku dan BlackBerry. Tapi cukup aku saja yang tahu.

- Fachrezy Zulfikar

Selasa, 23 Maret 2010. pukul 23.31
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Wibiya Widget