Kunjungi Juga fzdrama :: Drama Edition
(fzpoint versi drama)
Rincian, Sinopsis, Pemain dan info lainnya dari Drama Televisi.

Kunjungi Juga fzlite :: Lite Edition

Tinggalkan komentar pada artikel yg anda baca
Google Account : Untuk pengguna Google
LiveJournal : untuk pengguna LiveJournal
WordPress : Untuk pengguna wordpress
TimePad : untuk pengguna timepad
AIM : untuk pengguna AIM
OpenID : untuk pengguna OpenID
Tidak menggunakan apapun?
Tulis di ShoutMix, atau Gabung di Grup facebook

fzpoint Search

Karena Ku Sayang Kamu | by.Dygta

Tampilkan postingan dengan label BlackBerry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BlackBerry. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Mei 2010

BlackBerry sudah Diprediksi Seabad Lalu

INILAH.COM, Jakarta –Satu abad lalu Nikola Tesla fisikawan dan insinyur elektro pioner AS sudah memprediksikan munculnya BlackBerry. Prediksi layanan pesan portabel itu muncul di majalah Popular Mechanics pada 1909.

Tesla yang namanya diabadikan produsen mobil elektrik Tesla Motors menilai energi nirkabel sebagai satu-satunya cara membuat listrik berkembang dengan subur.

Dia menulis di dalam majalah tersebut bahwa suatu hari akan terjadi pengiriman pesan nirkabel di seluruh dunia.

Dia juga membayangkan sebuah perangkat handheld yang sangat mudah digunakan dan setiap orang di dunia mampu berkomunikasi dengan teman-temannya dengan menggunakan benda tersebut.

BlackBerry populer di kalangan eksekutif bisnis, tetapi harus berjuang keras di Inggris untuk memperluas kehadiranya pada demografi yang lebih muda.

Editor majalah teknologi, Seth Porges membeberkan prediksi Tesla dalam sebuah presentasi yang berjudul 108 tahun futurisme di New York baru-baru ini.

Majalah yang telah memiliki sembilan edisi internasional dan dibaca oleh jutaan orang itu, mencoba membayangkan bagaimana dunia akan terlihat di masa depan, sejak pertama kali diterbitkan pada Januari 1902.

“Nikola Tesla mampu memprediksi teknologi yang masih dalam bentuk yang sangat dasar seratus tahun ke depan,” ujar Porges.

“Dia berbicara banyak tentang hasratnya yang lain yang bersifat menggunakan tenaga nirkabel. Membutuhkan cukup waktu untuk mengembangkan ide tersebut, tetapi pekerjaan luar biasa dari transmisi konduktif nirkabel terus berlangsung di pusat riset MIT dan Intel dan juga tempat lainnya,” tambah Porges.

Tetapi beberapa prediksi masih kurang berkembang luas layaknya harapan awal, seperti helikopter pribadi, mobil terbang, bandara yang berada di puncak gedung tinggi bahkan oven yang bisa digunakan sekaligus sebagai pengering rambut.

Pada paruh pertama abad ke-20, penulis lainnya di majalah tersebut juga memiliki imajinasi bahwa akan ada transportasi antarnegara melalui balon udara, pemadam kebakaran yang mengenakan helm penyiram air dan pembeli rumah yang memilih rumahnya dengan pemesanan melalui surat. [ito]


http://www.inilah.com/news/read/2010/05/04/508921/blackberry-sudah-diprediksi-seabad-lalu/

Rabu, 07 April 2010

Apakah 2 tahun lagi, BlackBerry?

Apakah 2 tahun lagi, BlackBerry?

Masih ingat ceritaku kemarin?
Aku akan melanjutkan ceritaku.

Tadi siang aku dan mamaku pergi ke sebuah supermarket di daerah Diponegoro – Surabaya, untuk membeli beberapa potong daging. Ketika perjalanan menuju ke supermarket itu, ada sebuah baliho dari iklan provider telepon yang mempromosikan layanan BlackBerry-nya. Kemudian mamaku bertanya “Jadi harga segitu (BIS) itu ngga termasuk telepon sama SMS?”, lalu aku jawab “Iya, tapi aku telepon2an sama siapa?, ya beli aja 5ribu buat SMS”.

Setelah sampai di supermarket, mamaku bilang “kaya’nya kamu punya BlackBerry itu 2 tahun lagi”, kemudian aku tanya “mengapa begitu?”, “kamu itu beli BlackBerry pakai uangnya siapa? Mama itu ngga yakin kalau kamu punya BlackBerry tahun ini”. lalu aku meninggalkan mamaku di dalam supermarket, dan turun menuju toko DVD. Ketika meninggalkan mamaku di dalam supermarket, aku hanya diam saja, kalau marah-marah juga pasti banyak yang lihat.

Waktu berjalan menuju toko DVD, aku berfikir, ucapan yang dikatakan mamaku itu selalu terjadi. Bagaimana kalau perkataan mamaku tadi itu benar terjadi, kalau aku akan mempunyai BlackBerry 2 tahun lagi. Ketika itu juga aku tidak dapat menahan tangis, aku mencoba supaya air mataku tidak keluar dari mataku.

Sesampainya di toko DVD, aku hanya berpikir 2 tahun untuk mendapatkan BlackBerry. Berarti aku harus menghemat, merasakan sakit perut, sakit kepala, tanpa makan minum di sekolah selama 2 tahun ke depan. Dan tidak ada kenaikan berat badan, yang ada makin turun, syukur-syukur kalau berat badanku tetap.

Bagiku, 2 tahun adalah waktu yang lama. Aku sudah tidak sabar untuk mempunyai BlackBerry, BBM-an, Facebook & Twitter-an dengan BlackBerry.
Ingin sekali aku tertidur selama 2 tahun, tanpa bangun sama sekali. Ketika bangun, tahun sudah berganti menjadi 2012.

Beberapa saat kemudian, mamaku bertemu dengan ku di dalam toko DVD. Aku hanya diam saja, walaupun mamaku memancing untuk mengajak bicara. Sebenarnya mamaku sudah tahu kalau aku bermuram.

Kemudian kami pulang, tak henti-hentinya aku memikirkan ucapan tadi, dalam perjalanan pun aku menahan tangis.

Sesampainya dirumah, aku langsung ganti baju dan menuju ke kasurku, dan aku tidak menahan tangis lagi. Aku tutupi kepalaku dengan bantal, lampu aku matikan, lampu untuk tidur aku nyalakan. Kemudian aku tertidur, mungkin karena terlalu capek gara-gara menangis.

Mungkin nanti malam aku akan sulit tidur, karena memikirkan waktu yang lama, 2 tahun.

Sepertinya ceritaku ini ngga penting bagi anda.
Semoga anda tidak seperti saya, yang mungkin akan menunggu lama untuk mendapatkan apa yang di inginkan.

Mungkin benar kata J-Rock, “kuatkan diri dan janganlah kau ragu…” kita kan terus berlari... tak kan berhenti di sini...larilah meraih mimpi... hingga nafas tlah berhenti...”

- Fachrezy Zulfikar

Rabu, 07 April 2010. pukul 20.38

Selasa, 06 April 2010

Pengguna BlackBerry RI Terkecoh April Mop

INILAH.COM, Jakarta - Isu hengkangnya RIM dari RI menyebar luas. Pengguna pun khawatir karena RIM menghentikan layanan per 1 Juni 2010. Tapi bagi operator pesan itu hanya sebuah April Mop.

Teguh Prasetya, Group Head Brand Marketing Indosat mengatakan isu hengkangnya RIM, produsen BlackBerry adalah lelucon yang dihembuskan sebagai bagian dari April Mop.

Nggak mungkin pindahlah. Ini anggap aja bagian dari lelucon April Mop. Kami selaku operator yang memberi layanan jasa dari BlackBerry yang seharunya tahu pasti mengenai informasi ini, sangat yakin mengatakan bahwa berita ini hanya sekadar bahan tertawaan,” ujarnya saat dihubungi Senin (5/4).

Teguh menganggap pihak RIM tidak akan melakukan tindakan gegabah setelah mengetahui betapa produk BlackBerry sangat diterima masyarakat. Tidak hanya itu, beberapa waktu lalu RIM juga mengenalkan distributor resmi pertama mereka sehingga sangat kecil bahkan cenderung tidak ada kebenaran menyangkut kasus itu.

“Segala macam produk dengan unsur Berry pun laku di pasaran. RIM sudah menanamkan produk BlackBerry begitu kuat di masyarakat. Terlalu gegabah jika mereka begitu cepat mengeluarkan pernyataan pindah. Jadi, anggap saja lelucon untuk senang-senang,” kata Teguh.

Menurut Teguh, RIM tidak perlu membuat kantor resmi di Indonesia. Namun berbagai pihak yang khawatir mengenai isu itu, sebaiknya ditanggapi dengan positif. Karena hal itu menunjukkan tingginya pangsa pasar yang berhubungan dengan produk BlackBerry, serta antusiasme masyarakat pengguna.

“BlackBerry ini sudah menjadi tren di masyarakat. Manfaaat yang tinggi, akses internet yang tidak terbatas, segmen yang sangat luas serta kemampuan handset ini sangat diterima orang Indonesia. Saya bisa mengatakan BlackBerry telah menjadi fenomena saat ini,” kata Teguh.

Sepanjang akhir pekan lalu sebuah pesan berantai menyebar di kalangan pengguna BlackBerry di Indonesia. Pesan di Blackberry Messenger (BBM) menyatakan Research in Motion (RIM) bakal hengkang dari Indonesia.

Penyebabnya menurut pesan itu negosiasi yang sangat alot dan panjang dengan Pemerintah Indonesia menyebabkan langkah Google di China juga akan diikuti RIM di Indonesia. Pesan itu bahkan mencatut juru bicara RIM yang disebut telah mengkonfirmasi berlangsungnya negosiasi yang sangat alot dan panjang dengan Pemerintah Indonesia.

Pesan yang ditulis seperti berita di koran itu menyebut RIM mengalami kebuntuan menyangkut masalah sensor dan kontrol bandwidth. Masalah itu juga disebut telah didiskusikan sejak Blackberry booming di Indonesia awal 2009.

“Pemerintah sejak itu telah menempatkan bunga dan preasure pada RIM untuk membuka perusahaan resmi Service Center di Indonesia,” sebut pesan itu.

"Sepertinya kebuntuan ini adalah akhir untuk BlackBerry di Indonesia, RIM telah memutuskan untuk menarik layanan keluar dari Indonesia pada 1 Juni 2010, tetapi akan terus melayani pasar Asia Pasifik, tetapi tidak di Indonesia".

Tapi isu mengenai hengkangnya RIM dari Indonesia juga harus dianggap sebagai teguran bagi pihak RIM. Salah satunya memperbaiki Service Center BlackBerry di Indonesia.

Sekretaris Jenderal IDTUG Muhammad Jumadi menilai berita mengenai hengkangnya RIM dari Indonesia memang suatu hal yang mustahil mengingat besarnya pangsa pasar mereka. Namun, begitu bukan berarti BlackBerry tidak memiliki cacat.

Isu itu seharusnya ditanggapi RIM dengan membenahi diri, salah satunya soal service center. “Nggak mungkin mereka pindah. Akan banyak kerugian yang diterima mengingat Indonesia sangat antusias dengan produk mereka. Namun, seharusnya pihak BlackBerry tidak sepenuhnya berbangga. Banyak yang harus diperbaiki, salah satunya service center,” katanya.

Pihak IDTUG memang tidak memiliki data pasti mengenai berapa jumlah kerugian yang dikeluhkan pelanggan BlackBerry. Namun IDTUG telah menerima beberapa keluhan yang menyebutkan penyedia jasa service BlackBerry tidak bekerja secara maksimal.

“Kami menerima komplain dari beberapa orang bahwa ketika menyerahkan BB yang rusak ternyata butuh waktu lebih dari dua bulan. Ini kan waktu yang sangat lama. Padahal, dari awal RIM memperkenalkan BlackBerry, mereka akan mengunakan standar internasional sehingga segala bentuk keluhan dapat diatasi dengan cepat,” ujar Jumadi.

Jumadi menganggap bahwa tindakan RIM yang melimpahkan kewajiban soal sevice kepada operator dinilai kurang memuaskan. “Operator itu kan fokus kepada layanan komunikasi, bukan service center. Sebaiknya masing-masing pihak paham akan fungsinya sehingga dapat memberikan layanan optimal ke masyarakat.”

Pihak IDTUG menyarankan RIM membuka kantor resmi di Indonesia untuk memaksimalkan layanan yang mereka berikan ke pengguna BlackBerry. Selain itu, IDTUG juga berharap pemerintah mampu menekan RIM untuk membuka kantor di Indonesia.

“Nokia, Samsung dan handset lain mereka punya service center di banyak tempat. Kalau RIM juga melakukan hal yang sama, ini akan semakin baik,” katanya. [mdr]

Senin, 05 April 2010

Harga handset Blackberry makin turun

INILAH.COM, Jakarta – RIM jatuh di perdagangan Nasdaq, setelah menyebut harga handset BlackBerry turun. Hal itu diartikan, sinyal masuknya ke negara berkembang mengganggu profitabilitas.

Harga rata-rata BlackBerry yang dijual operator adalah US$311 di kuartal terakhir dan akan turun menjadi antara US$305 dan US$310 kuartal ini, kata perusahaan itu akhir pekan lalu.

RIM memroyeksikan laba kotor, persentase penjualan setelah dikurangi biaya produksi 44,5%, turun dari 45,7% pada periode sebelumnya.

Sementara itu, sebuah survei yang dilakukan oleh peneliti pasar online, Crowd Science menunjukkan bahwa pengguna BlackBerry lebih mungkin untuk meninggalkan merek itu dibandingkan pengguna iPhone atau Android.

User ditanya tentang kemungkinan membeli ponsel atau smartphone jika pembelian dilakukan pada hari berikutnya. Sebanyak 39% pemilik BlackBerry mengatakan mereka "pasti atau mungkin " akan membeli iPhone. Dan kira-kira sepertiga menyatakan bahwa mereka akan membeli ponsel Android.

Akibat iri dengan layar sentuh, banyak pengguna BlackBerry mulai merasakan gatal dalam kontrak 24 bulan dan mereka bersedia untuk beralih ke Apple iPhone atau Google Nexus One, menurut studi itu.

Perang antara Google-Apple sangat sengit dan telah berdarah ke basis pengguna. Mayoritas pengguna iPhone (92%) tetap setia pada perangkat Apple dan Android 87%.[ito]

Sumber : http://www.inilah.com/news/read/teknologi/2010/04/05/439112/harga-handset-blackberry-makin-turun/

Rabu, 24 Maret 2010

Aku dan BlackBerry

Butuh perjuangan untukku mendapatkanmu. Sudah lama ku menginginkanmu, sampai sekarang tak dapat-dapat.

Bila aku ingat perjuanganku untuk mendapatkanmu, tak tahan rasanya menyimpan air mataku.


Mungkin kalian anggap aku sudah gila, YA! Aku sudah gila karena terlalu menginginkan BlackBerry.

Sudah banyak janji aku ucapkan, bila aku mendapatkan BlackBerry.


Ada yang setuju bila aku memakai BlackBerry, ada juga yang tidak setuju. Mereka yang setuju, aku sangat senang dengan kalian. Mereka yang tidak setuju, Apa maksudmu tidak menyetujui? Apa kau takut tersaingi bila aku memakai BlackBerry dan kau memakai hp kelas yg lebih rendah? noGua? Samsul? SE?


Beberapa bulan ini aku hanya memikirkan “Bagaimana caranya aku mendapatkan BlackBerry?”. Tiba-tiba aku berpikiran “Bagaimana kalau aku kerja saja? Entah jadi pelayan, atau jadi Babu aja sekalian”. mulailah aku berniaga, Menjual Pengharum Ruangan. Hasilnya pun lumayan, uangnya bisa aku tabung buat beli BlackBerry, tapi tidak berlangsung lama. Hanya beberapa hari.


Oh ya, uang yang sampai sekarang aku tabung itu adalah hasil dari uang jajan sekolah tiap hari. Setiap harinya, uang jajanku Rp.10.000, dan aku menabung Rp.5000 setiap harinya. Jajan Rp.5000 itu dapet apa aja sih? Itu Cuma bisa bayar Angkot PP dan sisanya untuk keperluan lain, itu saja, dan tidak ada makan atau minum, kecuali aku bawa dari rumah. Dan hasilnya, badanku semakin ringan, seperti diet kan?


Terkadang karena telat makan, kepala dan perutku jadi sering sakit. Ada seseorang yang mengatakan “Duwek di eman-eman, awak’e gak dieman, teros loro” (arti : Uang di irit-irit, badannya ngga disayang, terus jadi sakit). Tak pa pa lah, pokoknya aku nabung buat beli BB.


Ada juga yang bilang “kapan ditraktir Fachrezy?”, maaf, bukannya aku ngga mau traktir, nanti kalau sudah “Hajatnya Terkabul”, baru bisa traktir kalian. Dan untuk kalian yang punya janji dgn ku, Sabar! Mungkin sebentar lagi...


Ada beberapa perkataan yang membuat aku kepikiran, “xxx ngga ngolehi” (arti : xxx ngga ijinin). Kata itu membuat aku kepikiran, sampai berhari-hari tidak bisa tidur, dan berpikir terus. Ini mungkin terkesan berlebihan, tapi inilah aku yang sebenarnya.


Beberapa orang juga membuatku kecewa, malam ini (23 Maret 2010) orang itu membeli handphone baru. ketika dia sudah membeli handphone baru itu, aku ingin melihat-lihat dan tanya harga BB sekarang, dan aku ingin diantar ketika melihat BB, coz kalau sendirian dikira mau nyuri handphone. Udah jalan, eh malah dia ngga ngikutin aku.


Seseorang pernah berjanji, ketika bulan Maret ini dia akan membantu aku untuk membeli BB, tapi sekarang? Sudah memasuki 10 hari terakhir dibulan Maret, tak ada kabar apapun, tak ada omongan apapun. Apakah kau sudah lupa janji ini? aku pikir Iya!


Untuk kalian yang sudah mengecewakan aku, yang tidak menyetujui aku, dan yang selalu mencari topik lain ketika aku berbicara tentang BB. Aku tahu diriku ini seperti apa, dan sifatku ini seperti apa, tapi kau harus tahu ini, aku mendoakan kalian setiap hari, memanggil nama kalian ketika aku berdoa, supaya tidak kekurangan di setiap saat. Tapi apakah ini balasan dari apa yang aku perbuat selama ini?


Bagaimana kalau keadaan ini menimpa kalian? Menginginkan sesuatu yang sulit didapat?

Memang diriku ini sudah gila karena BlackBerry, barang yang tidak berguna, barang yang tidak mempunyai manfaat, dan barang yang tidak dipakai belajar. Tapi inilah Mimpiku, Mimpi Adalah Ambisi.


Mungkin catatan ini tidaklah penting bagi anda sekalian, tapi inilah aku. Inilah hidupku, dan Life is Drama, setiap kehidupan seseorang memiliki cerita yang berbeda-beda, tidak ada yang sama.


Untuk kalian yang merasa bahwa kalian ada dicatatan ini, maaf yang sebesar-besarnya, ini nyata, dan tidak ada rekayasa...

Sebenarnya ada beberapa rahasia yang belum aku tulis disini mengenai Aku dan BlackBerry. Tapi cukup aku saja yang tahu.

- Fachrezy Zulfikar

Selasa, 23 Maret 2010. pukul 23.31
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Wibiya Widget